Claudio Marchisio Sempat Ditodong Senjata Api

Berita88Bola.com Rumah dibobol maling, Claudio Marchisio Sempat Ditodong Senjata Api. Mantan gelandang pemain Juventus Claudio Marchisio terkena musibah dikarenakan rumahnya didatangi sekelompok perampok yang berada di Turin.

Aksi perampokan yang terjadi itu dialami pada hari Selasa (29/10/2019) malam pada waktu setempat. Saat itu terdapat lima perampok yang memasuki rumahnya dan salah satu di antara mereka bahkan menodongkan senjata api kepada Marchisio.

Pria yang saat ini berusia 33 tahun itu sendiri saat itu tidak sendirian saat berada dirumah. Ia dikabarkan sedang berdua bersama dengan sang istrinya yaitu Roberta.

Menurut kabar dari Gazzetta dello Sport, para kelompok penjahat itu meminta Marchisio untuk menyerahkan barang-barang berharganya. Barang-barang yang diminta yaitu berupa uang tunai dan juga perhiasan miliknya. Kabar baiknya Marchisio dan juga istri tercintanya tidak sampai mengalami luka apapun pada kejadian tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus yang dialami oleh Marchisio. Pihak kepolisian saat ini sedang berusaha untuk mencari identitas para pelaku dengan memanfaatkan rekaman dari kamera CCTV.

Kesaksian Claudio Marchisio Yang Sempat Ditodong Senjata Api

Marchisio lalu kemudian menceritakan kasus perampokan yang dialaminya itu kepada Corriere della Serra. Ia mengatakan bahwa pada saat itu ia dan juga istrinya memang sempat ditodong senjata api oleh salah satu perampok, tepat di kepala kami.

Ia juga mengatakan bahwa sang perampok memintanya untuk menunjukkan lemari besinya. Namun karena ia tidak memiliki lemari besi seperti yang diperkirakan para perampok itu. Maka para kawanan perampok itu langsung mengambil barang apapun yang berharga yang terlihat oleh mereka. Marchisio juga mengatakan bahwa ia cukup beruntung saat itu anak-anaknya sedang tidak berada di rumah.

“Senjata mereka diarahkan ke kepala kami berdua. Itu sangat membuat kami merasa takut, karena kami belum pernah melihat dua senjata sungguhan sebelumnya. Untungnya, kami masih tetap bisa mengendalikan diri kami agar kami tetap tenang.

Terdapat lima pria yang masuk kedalam rumah kami yang berada di Vinovo, mereka bertanya dimana kami menyimpan brangkas kami. Saya menjawab kepada mereka bahwa bahwa kami tidak memilikinya brangkas seperti yang mereke inginkan. Akan tetapi mereka tidak percaya kepada jawaban yang saya berikan. Kami mengatakan kepada mereka bahwa kami benar-benar tidak memilikinya,” kata Marchisio kepada surat kabar Corriere della Sera.

“Pada saat itu, mereka mengambil semua yang bisa mereka temukan dan kemudian pergi. Saya merasa takut dan begitu juga demikian istri saya Roberta. Syukurlah anak-anak saya pada saat itu tidak berada di rumah. Mereka pergi bermain sepakbola dan Kakek mereka belum membawa mereka pulang kembali kerumah,” ungkapnya.

“Sebenarnya, pelatih mereka adalah orang pertama yang curiga ada yang salah kepada kami, karena kami tidak menjawab teleponnya. Ketika para perampok mulai menyadari ada seseorang yang khawatir, mereka lalu mulai bersiap-siap untuk kabur. Hal tersebut adalah sebuah keberuntungan yang nyata,” ungkap Marchisio.

Pengaruh Sosial Media

Setelah terkena musibah, banyak pesan yang masuk kepada Marchisio, terlebih lagi melalui media sosial. Sayangnya, terdapat beberapa pihak yang membuat situasi menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

“Saya tahu bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi setiap saat, di seluruh dunia. Dan kali ini hal tersebut terjadi kepada kami dan untungnya kami aman dan sehat untuk menceritakan kisah yang kami alami. Keselamatan kami adalah hal yang paling penting, karena saya tidak terlalu peduli terhadap harta dan benda yang mereka ambil. Yang kami rasakan saat ini hanyaketakutan. Akan tetapi terlepas dari semua kejadian itu, kami bisa tetap tenang, bahkan dengan pistol yang sudah diarahkan ke kepala kami,” ungkapnya.

“Kami juga sudah berpikir untuk pindah rumah selama bertahun-tahun, Akan tetapi hal tersebut bukan karena masalah keamanan. Kami hanya ingin pindah agar lebih dekat dengan pusat kota Turin.”

“Media sosial tentunya bisa membantu orang untuk lebih mudah mengetahui lebih banyak tentang kehidupan kita. Saya memang lebih suka untuk menggunakan media sosial tentang mengekspose kehidupan kami. Akan tetapi banyak orang yang menggunakannya juga untuk menghina orang,” keluhnya.

Claudio Marchisio memang saat ini sudah pensiun dari dunia sepak bola. Mantan pemain didikan akademi Juventus ini terakhir kali bermain dengan memperkuat klub Zenit St Petersburg di Rusia.

, , , , , , ,