Lorenzo Sanz Meninggal Dunia Karena Covid-19

Berita88Bola.com Mantan presiden Real Madrid yaitu Lorenzo Sanz dikabarkan meninggal dunia karena menderita penyakit Covid-19 atau Virus Corona. Kabar meninggalnya Sanz tentu saja adalah kabar yang cukup menyedihkan bagi Los Blancos.

Sanz kabarnya adlaah salah satu korban awal menyebarnya penyakit virus corona ini di Spanyol. Sanz sempat dirawat dirumah sakit selama beberapa hari karena merasa demam. Setelah dirawat selama beberapa hari dirumah sakit ia lalu terbukti positif terinfeksi virus Covid-19 tersebut.

Pada usianya yang pada tahun ini berusia 76 tahun, Sanz masuk dalam kategori orang yang cukup parah dan memiliki persentasi kematian yang tinggi karena Covid-19. Sanz meninggal dunia pada hari Sabtu 21 Maret 2020 waktu setempat atau Minggu 22 Maret 2020 WIB.S

Riwayat Lorenzo Sanz Sebelum Meninggal Dunia Karena Covid-19

kabarnya Sanz merupakan salah satu presiden tersukses di Madrid pada saat jaman tahun 1995-2000. Sanz lahir pada tahun 1943, Ia terlihat mulai memimpin Madrid sejak tahun 1995 setelah melewati beberapa tahun sebagai direktur yang berada di bawah pimpinan Mendoza.

Sanz membangun tim Los Blancos bersama dengan Fabio Capello dengan mendatangkan sejumlah pemain papan atas lainnya. Diantaranya terdapat Roberto Carlos, Clarence Seedorf, Davor Suker, dan juga Predrag Mijatovic. Madrid berhasil mendapatkan masa jayanya saat berhasil menjuarai Liga Champions pada tahun 1997-1998.

Pada saat masa Sanz, Madrid berhasil membungkus dua trofi Eropa dan kesuksesan di level domestik. Namun pada saat itu ia memutuskan untuk mengadakan pemungutan suara terkait pemilihan presiden klub berikutnya. Dikarenakan kabarnya Madrid pada saat itu memiliki masalah kelembagaan yang cukup parah.

Digantikan oleh Florentino Perez

Keputusan yang diambil oleh Sanz akhirnya berujung pada kekalahan dirinya sendiri. pada Juli tahun 2000, Florentino Perez berhasil menjadi presiden baru Madrid dengan berhasil unggul 3.167 suara. Dimana hal tersebut berhasil membuat Sanz harus merelakan posisinya.

Sanz juga terlihat mencoba kembali untuk bersaing pada tahun 2004. Akan tetapi peluangnya kecil untuk bisa mengganti posisi Perez dan mengambil posisinya kembali. Walaupun begitu hubungan Sanz dengan Perez masih sangat baik sampai akhirnya Sanz meninggal dunia.

Real Madrid tentu saja akan memberikan penghormatan atas jasa-jasa dari Sanz selama ini. Walaupun belum ada kepastian penghormatan apa yang akan diberikan atas meninggalnya mantan presiden Madrid tersebut.

, , , , , , , , , , , , ,