Ratcliffe Tidak Ingin Membeli Manchester United

Berita88Bola.com Sir Jim Ratcliffe dikabarkan tidak ingin membeli Manchester United. Ratcliffe tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Inggris yang menggemari Manchester United sejak dulu. Walaupun demikian, ia terlihat sama sekali tidak tertarik untuk membeli klub yang dicintainya sejak lama itu.

Padahal sejak setahun lalu pendiri perusahaan Ineos ini adalah salah satu perusahaan kimia terbesar di dunia. Ia dikabarkan ingin membeli sebuah klub sepak bola dalam waktu dekat ini. Jika keinginannya sejalan dengan klub idolanya tentu saja Ratcliffe kemungkinan besar akan membeli Manchester United.

Namun, kenyatannya Ratcliffe malah lebih memilih untul membeli klub Liga 1 yaitu Nice. Dia sebelumnya juga sempat mempertimbangkan ingin membeli antara klub Newcatle United, Chelsea, dan juga Leeds United.

Pada 29 Agustus 2019, Ratcliffe akhirnya resmi membeli klub Nice dengan harga sebesar 91 juta poundsterling (Rp1,644 triliun).

Tiga bulan setelah pemebelian klub tersebut, Sir Jam Ratcliffe, akhirnya mengungkapkan alasan mengapa ia tidak mau menghabiskan uangnya untuk membeli klub idolanya.

Dia mengatakan membeli saat ini membeli Manchester United adalah sebuah bisnis yang buruk. Menurutnya jika saat ini membeli Manchester United maka akan menimbulkan kerugian.

Ratcliffe Tidak Ingin Membeli Manchester United karena Manajer

Sir Jim Ratcliffe merasa bahwa Manchester United selalu memilih manajer yang kurang bagus setelah kepergian Sir Alex Ferguson yang pensiun pada tahun 2013. Beberapa manajer sudah mencoba didatangkan Manchester United sejak Ferguson pensiun. Akan tetapi sampai saat ini belum ada yang berhasil membawa United meraih gelar Premier League.

David Moyes, Louis Van Gaal, Jose Mourinho, sampai yang saat ini Ole Gunnar Solskjaer gagal untuk memenuhi ekspektasi fans Manchester United.

“Kinerja mereka terlihat cukup buruk dari sisi bisnis. Mereka terlihat selalu tidak berhasil memilih manajer dengan baik,” kata Ratcliffe.

Saat ini, klub dibawah bimbingan Solskjaer, Manchester United masih terlihat berada di papan tengah Premier League. Prestasi Manchester United jelas jauh dibanding saat era Sir Alex Ferguson. Pada masa Ferguson, berakhir pada posisi kedua di Premier League sudah dianggap sebagai sebuah kegagalan.

Manchester United Buruk Dalam Hal Transfer Pemain

Sir Jim Ratcliffe juga mengatakan pemain yang didatangkan Manchester United terlihat cukup mengecewakan. Kenyatannya, Manchester United terlihat sering mengeluarkan uang yang sangat besar untuk membeli pemain yang dimana pemain yang didatangkan memuiliki kualitas pas-pasan.

Kenyatannya Manchester United terlihat gagal di bursa tranfer pada saat pembelian Alexis Sanchez. Manchester United dikabarkan mengeluarkan dana sangat besar dan menggaji sang pemain dengan sangat tinggi. Akan tetapi penampilan yang ditunjukan Sanchez telihat sangat mengecewakan.

Sang striker akhirnya dipinjamkan oleh Manchester United kepada Inter Milan. Namun sayangnya, Manchester United masih harus membayar setengah dari gaji Sanchez.

“Mereka mengeluarkan uang mereka secara cuma-cuma, yang bisa kita lihat seperti keberadaan Frederico Rodrigues Santos. Kami ssat ini juga sedang tidak mengincar pemain lain, sampai kami menemukan permainan yang bagus untuk bermain bersama kami di sini,” kata Ratcliffe.

“Kami harus mencari tahu bagaimana cara agar menjadi sukses agar tidak terjadi kesalahan saat kami ingin mulai menata klub,” imbuh dia.

Gagal Dalam Mengembangan Talenta Pemain Muda

Sejak dulu Manchester United sering dikenal sebagai klub yang sering menciptakan pemain-pemain muda yang berbakat. Terutama pemain yang sudah dilatih di akademinya sejak masih dini.

Namun, Ratcliffe merasa peforma dari Manchester United sendiri terlihat sudah tertinggal cukup jauh sejak ditinggalkan oleh Sir Alex Ferguson.

“Manchester United sendiri terlihat semakin memburuk ketika ditinggalkan Ferguson. Sejujurnya, hal tersebut terlihat sangat buruk,” kata dia.

“Saat ini kami sedang mencoba membangun klub kami saat ini yaitu Nice. Kami saat ini sedang berusaha untuk mencari pemain-pemain muda yang berbakat dan mencoba mengeluarkan potensi terbaik mereka.”

“Beberapa klub mempunyai kemampuan untuk melakukan hal tersebut diantaranya terdapat klub Southampton dan juga Lille. Namun Manchester United saat ini terlihat kehilangan bakat menciptakan bibit-bibit pemain muda yang berkualitas.

, , , , , , , , , , , , , , , , ,